
Halo Sobat Bimbel Pandu! Pada tanggal 28 Januari kemarin, masyarakat Tionghoa atau etnis china baru saja merayakan Tahun Baru Imlek, atau yang sering kita kenal sebagai Hari Raya Imlek atau Tahun Baru Cina. Tahun Baru Imlek ini merupakan perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia lho. Cari Tau yuk! Bagaimana merayakan Tahun Baru Imlek dan tradisi-tradisi apa sih yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa pada saat Imlek
Apa Itu Tahun Baru Imlek?
Tahun Baru Imlek, merupakan perayaan yang menandai awal tahun baru berdasarkan kalender lunar. Perayaan ini biasanya jatuh antara akhir Januari dan akhir Februari, tergantung pada fase bulan. Setiap tahun, Imlek diwakili oleh salah satu dari 12 hewan zodiak Tionghoa, seperti Ular, Tikus, Kerbau, Harimau, dan lainnya. Pada Tahun 2025 ini adalah Tahun Ular.
Tradisi Unik Saat Perayaan Imlek
1. Memberi Angpao
Tradisi memberi angpao, atau amplop merah berisi uang, merupakan salah satu ciri khas Imlek. Angpao biasanya diberikan oleh orang dewasa kepada anak-anak atau kepada orang yang belum menikah sebagai simbol kemepahan ekonomi. Warna merah melambangkan keberuntungan dan harapan akan rezeki.
2. Festival Lampion
Festival Lampion jatuh pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek. Pada hari tersebut, masyarakat China merayakan dengan menerbangkan ribuan lampion ke langit, yang melambangkan harapan dan doa agar tahun yang baru membawa berkah, kebahagiaan, serta masa depan yang cerah dan penuh keberuntungan bagi mereka dan keluarga.
3. Barongsai dan Liong
Pertunjukan barongsai dan liong yang meriah dan penuh warna sering menghibur masyarakat selama perayaan Imlek. Atraksi barongsai ini biasanya ada di kelenteng atau pun di tempat tertentu.
4. Hidangan Khas Imlek
Hidangan imlek biasanya terdiri dari 12 jenis makanan, melanmbangkan 12 shio. Setiap makanan punya makna seperti ayam utuh memiliki makna kemakmuran keluarga, mie panjang di artikan umur panjang dan kue lapis legit memiliki makna rezeki berlapis-lapis. Kue keranjang dan jeruk jadi sajian wajib saat imlek lho.
5. Petasan dan kembang Api
Menurut Legenda, makluk buas nian takut dengan warna merah dan suara keras. Jadi, tradisi membakar petasan dan kembang api saat imlek dipercaya dapat mengusir nasib buruk dan membawa keberuntungan bagi masyarakat etnis china yang merayakan.
Tahun Baru Imlek adalah perayaan yang penuh makna bagi masyarakat etnis China dan setiap tradisi memiliki arti tersendiri.